Selamat Datang,
Admin
Pantau dan kelola kredit bermasalah dengan metode Analytic Network Process (ANP) secara real-time dan akurat.
setelah kata sandi dimasukkan.
Distribusi Kolektibilitas
LiveTop 5 Prioritas ANP
Bobot Kriteria Terkini
Debitur Teratas — Perlu Segera Ditangani
| # | Nama | Tunggakan | Kolektibilitas | Skor ANP | Prioritas |
|---|
Data Debitur
Kelola data debitur kredit bermasalah PT Mega Finance — tidak ada batasan jumlah
| Kode (NPPNo) | Nama / Pekerjaan | Tunggakan | Motor / Plat | Kolektibilitas | Lama | No. Telp | Aksi |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Memuat data... | |||||||
Perhitungan ANP
Analytic Network Process · 3 Kriteria · Matriks 3×3
Matriks Perbandingan Berpasangan 3×3
Isi nilai Skala Saaty 1–9. Sel abu-abu = kebalikan otomatis.
| Kriteria | C1 Tunggakan |
C2 Kolektibilitas |
C3 Lama |
|---|---|---|---|
| C1 Tunggakan | 1.000 | ||
| C2 Kolektibilitas | 0.333 | 1.000 | |
| C3 Lama | 0.200 | 0.333 | 1.000 |
| Kriteria | C1 | C2 | C3 | Jumlah Baris | Eigenvector (Bobot) |
|---|---|---|---|---|---|
| Jumlah Kolom | — | — | — | — | Σ = 1.0000 |
Hasil Prioritas Kredit Bermasalah
Urutan penanganan berdasarkan bobot ANP · Klik Penjelasan untuk detail perhitungan
| Rank | Kode | Nama / Pekerjaan | Motor / Plat | Kolektibilitas | Lama | Skor ANP | Prioritas | Aksi |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Belum ada data ANP. Hitung sekarang → | ||||||||
Laporan & Rekap
Download laporan dan riwayat analisis ANP
Riwayat Analisis ANP
| Tanggal | Keterangan | Bobot C1 | Bobot C2 | Bobot C3 | CR | Konsisten | Oleh |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Memuat... | |||||||
Panduan Metode ANP
Penjelasan lengkap untuk presentasi dan dokumentasi skripsi
📐 Panduan Memilih Template Matriks ANP
Tiga template tersedia di menu Perhitungan ANP. Pilih sesuai kondisi data debitur Anda saat ini.
- Kondisi umum — tidak ada kasus khusus
- Prioritas utama adalah siapa yang paling banyak nunggak dalam rupiah
- Debitur dengan tunggakan besar otomatis naik ke ranking atas, meskipun lama tunggakannya tidak terlalu panjang
- Cocok untuk laporan bulanan rutin
- Saat manajemen ingin semua debitur Macet diprioritaskan lebih dulu, baru dilihat berapa besar tunggakannya
- Cocok saat kondisi darurat — banyak kredit baru masuk kategori Macet serentak
- Debitur dengan status Macet akan selalu berada di atas, walau tunggakannya lebih kecil dari debitur Diragukan
- Untuk pembanding / baseline — lihat hasil ranking tanpa bias bobot
- Digunakan saat belum ada keputusan mana kriteria yang paling penting
- Berguna untuk keperluan akademis/skripsi — membandingkan hasil berbagai bobot
- CR selalu = 0 (pasti konsisten karena matriks identitas)
| Situasi di Lapangan | Default | Kol. Dominan | Sama Penting |
|---|---|---|---|
| Laporan bulanan rutin | ✓ Pilih ini | — | — |
| Banyak debitur baru masuk Macet serentak | — | ✓ Pilih ini | — |
| Keperluan analisis skripsi / pembanding | — | — | ✓ Pilih ini |
| Data tunggakan bervariasi sangat jauh (ada yg Rp 1jt ada yg Rp 100jt) | ✓ Pilih ini | — | — |
| Mau membandingkan 2–3 skenario sekaligus | Jalankan | Jalankan | Semua |
Apa itu ANP?
Analytic Network Process (ANP) adalah metode pengambilan keputusan multi-kriteria yang mempertimbangkan ketergantungan antar elemen. Dikembangkan Thomas L. Saaty (1996).
Kriteria Sistem Ini
Menggunakan 3 kriteria sesuai data PT Mega Finance:
C1 Jumlah Tunggakan (Rp)
C2 Kolektibilitas (status)
C3 Lama Tunggakan (bulan)
Matriks & Skala Saaty
Bandingkan pasang kriteria dengan nilai 1–9. Nilai kebalikan diisi otomatis. Contoh: C1 vs C2 = 3 berarti C1 tiga kali lebih penting dari C2.
Normalisasi
Setiap elemen dibagi jumlah kolomnya menghasilkan matriks ternormalisasi.
Eigenvector (Bobot)
Rata-rata setiap baris matriks ternormalisasi = bobot prioritas kriteria.
Uji Konsistensi CR
CR harus < 0.1 agar matriks dinyatakan konsisten. RI untuk n=3 = 0.58
CR = CI / RI
Skor Debitur Otomatis
Skor C2 otomatis dari kolektibilitas: Macet→1.0, Diragukan→0.65, KL→0.35. Tidak perlu input manual pemulihan.
Ranking & Prioritas
Debitur diurutkan nilai tertinggi ke terendah. Nilai tertinggi = paling diprioritaskan untuk ditangani tim penagihan.